Daftar 5 Senjata Rahasia Ninja Yang Mungkin Anda Tidak Tahu

Ninja atau Shinobi adalah agen rahasia atau pembunuh bayaran dalam era feodal Jepang. Seorang ninja bertugas dalam urusan spionase, penyusupan atau pembunuhan. Hanya dalam situasi tertentu seorang ninja harus melakukan pertarungan secara terbuka. Berbanding terbalik dengan seorang samurai yang mempunyai kode etik sangat tegas dalam hal kehormatan dan pertarungan yang adil. (en.wikipedia.org/wiki/Ninja
Dalam film-film laga, seorang ninja selalu digambarkan berpakaian serba hitam dan membawa pedang atau senjata rahasia shuriken. Dalam kenyataannya, ninja lebih mengutamakan penggunaan pisau daripada pedang karena lebih mudah disembunyikan. Selain itu ninja memang biasa melempar senjata rahasia tetapi bukan dengan maksud untuk membunuh sasaran melainkan lebih sebagai pengalih perhatian. Dan satu hal lagi, pakaian ninja dalam dunia nyata bukanlah hitam-hitam melainkan biru gelap. Tetapi satu hal yang pasti, seorang ninja adalah prajurit yang sangat terlatih dengan penggunaan senjata rahasia. Berikut daftar 5 senjata rahasia ninja yang mungkin Anda tidak pernah tahu :

1. Neko-te

neko-te
neko-te
Secara literal berarti ‘cakar kucing’ senjata ini biasanya digunakan oleh ninja wanita (kunoichi) karena ringan dan mudah disembunyikan. Meskipun senjata ini terlihat sepele tapi jangan sekali-kali menganggap remeh karena biasanya senjata ini dilumuri dengan racun.
Seorang kunoichi biasanya beroperasi dengan cara menyamar sebagai seniman atau penghibur agar mudah mendekati target. Karena itu senjata yang digunakan juga dipilih yang mudah disembunyikan seperti neko-te atau kipas baja. (source)

2. Jangkrik

keranjang jangkrik
keranjang jangkrik
Meskipun ninja terkenal dengan kemampuan untuk tidak terdeteksi lawan karena latihan ilmu meringankan tubuh, terkadang mereka juga menghadapi situasi dimana tidak mungkin bagi mereka untuk mendekati lawan tanpa terdeteksi. Misalnya ketika mereka harus melewati daerah yang penuh daun atau ranting kering. 
Demi menjaga agar misi mereka tidak gagal, ninja selalu membawa kotak kecil berisi jangkrik untuk tugas ini. Dengan memakai campuran kimia tertentu, ninja bisa mengatur kapan jangkrik-jangkrik itu harus mengerik atau diam. Suara mengerik jangkrik yang alami akan menyamarkan suara gerakan kaki mereka. (source)

3. Beras

tabel kode goshiki-mai (museum of ninja)
tabel kode goshiki-mai (museum of ninja)
Yup beras! Sebagai seorang mata-mata dan pembunuh bayaran, satu kemampuan yang harus dimiliki seorang ninja adalah berkomunikasi antar sesama ninja. Karena pada masa itu belum ada gadget elektronik, ninja menggunakan alat yang disebut dengan goshiki-mai(beras lima warna). Beras mana telah diwarnai dengan pewarna merah, biru, kuning, hitam dan ungu. Semua warna ini mengandung kode yang hanya dimengerti oleh kalangan mereka. Kombinasi dari kelima warna dan jumlah beras ini bisa menghasilkan sekitar 100 kode yang berbeda.
Ketika seorang ninja mendapat informasi mengenai target mereka, dia harus menaruh goshiki-mai pada tempat yang telah ditentukan. Keuntungan dari metode ini adalah orang di luar klan mereka tidak akan mengerti arti dari kode beras ini. Disamping itu beras-beras ini tidak akan dimakan oleh burung atau unggas lain karena zat pewarna yang digunakan. (source)

4. Mizu-gumo

mizu-gumo
mizu-gumo
Di masa lalu, seperti juga di Eropa, cara paling mudah untuk melindungi kastil-kastil di Jepang juga menggunakan parit. Karena rata-rata target para ninja adalah bangsawan atau pejabat penting lain, rintangan ini sudah menjadi santapan sehari-hari mereka. Apabila di film-film menampilkan seorang ninja tinggal melompati parit-parit ini dengan ilmu meringankan tubuh, pada kenyataannya para ninja menggunakan alat yang disebutmizu-gumo (laba-laba air).
Alat ini terbuat dari papan kayu ringan yang disambung-sambung menggunakan akar pohon. Di tengah-tengahnya biasanya dipasang kayu apung. Meskipun alat ini ternyata sangat sulit digunakan berdasarkan pada eksperimen yang dilakukan kemudian. Tetapi penggunaan alat ini telah banyak diulas dalam manuskrip-manuskrip kuno tentang ninja seperti manuskrip bergambar Bansenshukai yang mengulas tentang ninja dan ninjutsu pada masa Edo. (source)

5. Donohi

donohi
donohi
Meskipun ninja adalah ahli survival, namun mereka adalah manusia biasa. Untuk menjaga agar tangan mereka tidak mati rasa karena hawa dingin ketika sedang mengintai lawan, para ninja menggunakan alat yang disebut donohi. Alat ini biasanya terbuat dari tabung bambu atau bisa juga besi. 
Dengan diisi bahan yang mudah terbakar seperti bubuk mesiu atau alkohol serta pemantik api yang disebut tsuketake, seorang ninja bisa menghangatkan badan selama berjam-jam bahkan berhari-hari. Selain untuk menghangatkan badan, alat ini juga bisa digunakan untuk membakar rumah lawan atau bisa juga digunakan untuk memasak. (source)

Nah, kalau Anda yang menjadi ninja, alat mana yang menurut Anda paling berguna? Silahkan tulis di kolom komentar di bawah.
Disqus Comments